Apa yang aku sedihkan? Sila baca..
……untuk anak-anakku tercinta….
Bisakah kau membaca tulisan ini tanpa menitikkan air mata?!sesungguhnya aku ini telah renta.. ketika datang kepadaku hari tuaku, dan kau akan melihatku rapuh.. maka ku harap kau bisa bersabar kepadaku dan dapat memahamiku..
Tatkala ku kotori bajuku saat ku makan.. Tatkala ku tak dapat kenakan bajuku sendiri.. maka ingatlah disaat aku habiskan waktuku untuk mengajarimu semua itu..
Tatkala ku ulangi kata-kataku saat berbicara denganmu.. dengan satu topik yg sama hingga beribu kali.. janganlah kau merasa jenuh kepadaku dan janganlah kau potong pembicaraanku.. disaat kau kecil dulu pun kau selalu ulangi pertanyaan yg kau ajukan kepadaku, wahai anakku!.. dan aku selalu dengan senang hati mendengarkanmu dan berusaha untuk memahami ucapanmu..
Tatkala ku enggan untuk mandi, maka janganlah kau menghukumku.. ingatkah kau dahulu pun aku pernah mengejarmu dan memberimu seribu nasihat untuk mengajakmu mandi..
Tatkala kau melihatku tak memahami teknologi canggih, maka berilah aku waktu dan janganlah kau menghina dan mengejekku.. ingatkah kau disaat aku mengajarimu segala hal… bagaimana cara makan.. cara mengenakan baju.. cara mandi.. dan cara untuk menyongsong kehidupan..
Tatkala aku mulai pikun.. janganlah kau campakkan aku.. meskipun keberadaanku sudah tidak penting lagi.. maka bimbinglah aku..Jika aku merasa enggan untuk makan.. janganlah kau paksa aku.. maka aku akan memakannya disaat ku lapar..
Jika ku sudah tak sanggup lagi berjalan karena kakiku sudah lemah.. ulurkanlah tanganmu untukku dengan rasa cinta dan cara yg sama seperti aku melakukannya untukmu saat kau kecil dengan mengajarimu cara berjalan untuk pertama kalinya..
Disaat datangnya waktuku untuk menghadap Sang Pencipta.. maka janganlah kau sedih dan menangisiku.. suatu saat nanti kau akan memahaminya..usiaku kini sudah mendekati masa berakhirnya.. di suatu saat nanti kau akan memahami apa yg kulakukan untukmu adalah demi yg terbaik untukmu..
aku sudah berusaha untuk tidak memberatkanmu.. bantu aku dalam menjalani sisa hidupku.. bantu aku melewati waktu dengan cinta dan kesabaran.. seperti apa yg pernah kulakukan untukmu dahulu..bantulah aku wahai anakku.. menghadapi kematian dengan cara yg indah..
ku harap kau tak bersedih atau merasa lemah menjelang kematianku.. maka tetaplah kau disisiku dan beri aku kekuatan menghadapinya.. seperti apa yg kulakukan untukmu dikala kau memulai hidupmu didunia..kasihilah aku sebagaimana ku mengasihimu diwaktu kau kecil dulu
![]()
Dipetik dari http://kubisignori.wordpress.com/







Biasanya sukar untuk anak-anak memahami dan menghargai kasih sayang dan pengorbanan ibu bapa mereka sehingga mereka menjadi ibu bapa sendiri. Ada few things yg tidak boleh dipelajari dalam hidup kecuali dengan menghadapinya sendiri. Still, a nice story to share. Kawe tgh control macho lagi ni..
Dulu Lain Sekarang Lain recently posted..Desa Dairy Farm Mesilau Highland Kundasang
Siapalah kita tanpa mereka
Razif Mokji recently posted..EURO 2012 Bermula
ni dah balik rumah mak abah ke lom ni..
ke merayau lagi?
titan recently posted..Komisen ke 93 dari TNX
balik dah..huhu
dah. gi studi. studi..
titan recently posted..Nasi Ayam Madu Empat..
dah call org tua ker utk hari ni..? jgn lupa..
emak dan ayah memang tiada ganti
tak sama dengan kekasih atau isteri
dengan teman rakan sahabat apalah lagi
hargai sekarang bukan selepas mereka pergi
tehr recently posted..Lelaki Kacak Bersosial Dengan DiGi
Apa bila mempunyai zuriat sendiri saya mula memahami kasih sayang orang tua kepada anak-anaknya.
akubiomed recently posted..Pelancaran Kawasaki D-Tracker 150 berciri Motard
tang tak nak makan tuh yang risau, takut mak ayah lapar nanti sakit. suruh jugak makan walaupun sedikit.
eiela recently posted..Pengalaman Merentas Desa